Movie! The Last Airbender

Agustus 7, 2010 at 2:22 am (Avatar: The Last Airbender) (, , , )

Astaga. AAASTAGAAA.

Oke, sebelum saya mulai menumpahkan apa-apa di blog ini, saya mau memberitahu beberapa fakta:

  • Saya sekarang sudah jadi penggemar serial TV Avatar The Last Airbender (TLA) selama lebih dari tiga tahun, saya gabung ke forum internasional TLA avatarspiritmedia.net tahun 2007 dan masih aktif sampai sekarang
  • Saking sukanya saya sama TLA, saya ikut kena euphoria Season 3 waktu itu, setiap episode baru keluar di AS sono, langsung saya download
  • TLA sudah punya tempat spesial di hati saya, dan hal itu nggak akan berubah, nggak peduli se’kurang-memuaskan’ apapun kualitas film live-actionnya.

Nah, sekarang ayo lanjut ngerumpiin film-live actionnya.

Movie-Yang-Namanya-Tak-Boleh-Disebut ato Kau-Tahu-Apa :p

*Tarik napas*

Sekali lagi: ASTAGA. Jujur, langsung setelah saya selesai membuang 6o ribu saya (buat saya dan adik) untuk menonton versi 3Dnya (yang saya ngga bisa rasakan wah-nya sama sekali soalnya mata saya rusak :p,) saya kecewa sangat. Sangat kecewa, kecewa sangat, pokoknya begitulah. Bolehlah CGI-nya lumayan, soundtracknya manis abis, beberapa adegan bending juga mantep. TAPI…

Pelafalan Nama Karakter

Banyak yang mengeluh soal Aang jadi Oooong (ugh), Iroh jadi Eeeroh, Sokka jadi Sah-ka dan sebagainya. M. Night Shyamalan (MNS saja biar ringkes) sebagai sutradara mengukuhkan kalau dia ingin membuat lafal karakternya secocok mungkin dengan pelafalan asli di Asia (memang sih, kalau pakai lidah Indonesia, pengucapan nama karakter di Movie!TLA itu tepat,) tapi sayangnya fandom TLA jengah dengan hal itu. Saya termasuk. Maksudnya begini, selama bertahun-tahun fandom sudah terbiasa dengan lafal Inggris nama karakter Series!TLA, kenapalah lagi harus diganti-ganti? Kalau mau dianalisa, dengan kualitas Movie!TLA yang se-mengecewakan itu, Shyamalan nggak mungkin berharap dia bakal bisa merubah pola pikir (dan cara pengucapan) seantero fandom TLA kan?

Pemeran dan Akting


Noah Ringer itu… cakep ya? Cocok jadi Aang (Ong :p)…. ya? Tapi jujur, aktingnya RUSAK. Kalau saya dan teman-teman forum mulai diskusi tentang dia, kami semua setuju dia punya potensial, tapi sama sekali nggak dipergunakan di film ini. Sebagian dari kami menyalahkan MNS karena ngga bisa menuntun aktinya secara benar, tapi sepertinya Ringer juga butuh lebih banyak pengalaman untuk bisa menjadi Aang yang baik dan benar. Karena seingat saya sama sekali nggak ada Aang di Movie!TLA kemarin…

Nicola Peltz sebagai Katara, Jackson Rathbone sebagai Sokka (Sahka :p). Soal mereka… beberapa waktu saya harus tercengang lemas melihat akting mereka di adegan-adegan yang seharusnya membangkitkan emosi, tapi malah menggelikan dan nggak meyakinkan, selevel sinetron-sinetron Indonesia yang menyayat akal sehat. Saya bahkan bisa ambil kesimpulan kalau semua akting yang disuguhkan oleh MNS di Movie!TLA ini OOC .Out of Character, yang berarti tidak sesuai dengan karakter aslinya. Yang paling mending menurut saya Dev Patel sebagai Zuko. Dia yang paling banyak pengalaman, dan paling bisa mengutarakan dialog-dialog tak berlogika dengan gaya yang nggak memalukan… *menghela napas*

Hanya sampai sekarang saya nggak mengerti apa yang ada di pikiran MNS waktu dia memilih pemain-pemaninnya. Saya bicara RAS sekarang. Dan saya sama sekali nggak ada maksud mau menyinggung ras manapun, tapi kenapa oh kenapa pemeran anggota Movie!GAaang (Gengnya Aang) semua berkulit putih? Dan para warga Fire Nation jadi ke India-India-an? Zhao tanpa brewoknya dan Ozai tanpa kumisnya kelihatan nggak berciri khas lagi menurut saya. Sayang sekali.

Script dan Plot

Ini, saudara-saudari sekalian, merupakan unsur YANG PALING DIKELUHKAN. Para fans TLA yang memakai sedikit nalar kalau berkomentar pasti mengerti kalau ada banyak sekali hal yang harus diubah dan diganti demi merangkum isi Season 1 jadi satu film, tapi kami semua nggak siap dengan kenyataan bahwa perangkumannya akan SEHANCUR itu. Aaaah teman-teman fans sejati TLA di Indonesia…. mengertikah kalian perasaan saya? Pemenjaraan Earthbenders di tempat YANG DIKELILINGI TANAH, Katara yang MENGAJAK AANG BICARA WAKTU DIA SEDANG BERMEDITASI, Firebenders yang HARUS MEMBAWA SUMBER API untuk bertarung…. astaga. Tuhan di Kerajaan Surga: ASTAGA.

…uff.

Dan saya masih belum komplain soal pemotongan adegan yang tergesa-gesa, dialog-dialog yang mungkin bakal lebih baik kalau dibuat anak SMA penggila TLA, adegan-adegan yang ngga sinkron, Avatar State yang nggak dijelaskan asal-muasalnya, bolak-baliknya Zhao ke Fire Nation cuma buat ngelapor ke Ozai (weleeeeh,) dan para Earthbender di adegan penjara yang harus melakukan dansa rumit sebelum menggerakkan batu sebesar bola sepak (uhuhu. Panggilan sayang buat adegan itu sekarang Pebble Dance, alias Dansa Kerikil.)

Yah, kalau ada dari kalian yang berniat menertawakan aspek-aspek Movie!TLA ini, tinggal ke forum-forum TLA aja, ato YouTube ‘reaction after watching The Last Airbender,’ ato kesini: http://community.livejournal.com/wtf_tla/2170.html#cutid1 Semua dalam bahasa Inggris pastinya, jadi saya nggak usah nulis yang aneh-aneh lagi disini, saya menulis hanya buat menegaskan luka hati para fans Indonesia :/

Yah, saya berdoa dengan sepenuh hati supaya sequelnya bukan Shyamalan lagi yang pegang. Kalau nggak ada sequel juga nggak masalah, biar nggak jadi onggokan budget dan CGI pengundang olok-olok kritik.

Lebih lagi Shyamalan punya ego sebesar bulan hingga sampai detik ini dia percaya dia sudah menciptakan KARYA BESAR.

Oh, astaga.

Shyamalan, jangan kau sentuh lagi TLA.

Saya mohon.

0_0

Bryan, Mike, sebagai pencipta TLA tolong lindungi karya kalian.

Aaaah

Aduuuh.

Aduh.

Iklan

3 Komentar

  1. Herman Saksono said,

    Reviewnya sangat nendang! 😀

  2. StompIt said,

    Setujuuuu!!!! Wakakakakak ngakak gw bacanya

  3. redprint said,

    Aah makasih. Maaf juga kalo agak keterlaluan :/ *masih sedih*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: