Legend of Korra!

Mei 1, 2012 at 7:33 am (Avatar: The Last Airbender) (, , , , )

Legend of Korra!! AAAAAA!


Memang review ini amat sangat telat karena bahkan sekarang episode 4nya sudah beredar di internet, tapi ya sudahlah. Ini review episode 1-2: Welcome to Republic City dan A Leaf in he Wind.

Ah sudah lamaaa… lamaaa sekali rasanya saya nggak melihat dunia penuh warna dan animasi gerakan akrobatik lincah yang khas sekali buah karya Mike dan Bryan. Rasa nostalgia itu lumayan menusuk bahkan dari frame pertama. Demonstrasi empat elemen, sedikit prolog tentang sejarah yang sudah berlalu dan berlanjut ke inti ceritanya. Bagi seroang fan, walau saya hanya duduk di balik laptop sambil melotot dan mengepalkan tangan, pengalaman ini amat amat sangat menyenangkan! 😀

Kisah ini tidak dibuka dengan misteri. Bahkan mereka langsung memaparkan tokoh-tokoh penting di episode pertama. Sebut saja Katara yang sudah menua, Tenzin beserta keluarga, putri Toph, lalu tim Fire Ferrets yang saya yakin akan berperan penting nantinya dalam perjalanan Korra. Korra sendiri saja masuk layar dengan penuh semangat dan ledakan dimana-mana.

Tenzin paling depan, Meelo di kepalanya, kedua anak perempuannya Jinora dan Ikki serta istrinya Pema

Sebenarnya summary Legend of Korra yang katanya hanya beberapa belas episode ini adalah tentang dunia Four Nations setelah generasi Aang berlalu. Karena Fire Nation sudah tidak berkuasa penuh, sekarang dunia hanya memiliki satu ibukota yaitu Republic City dimana bender segala elemen dan non-bender tinggal bersama. Sayangnya masalah baru dimulai ketika muncul gerakan anti-bender yang menginginkan kesetaraan dengan cara menghapus eksistensi para bender. Disinilah entah bagaimana Korra harus bisa bertugas sebagai Avatar yang baru dan mengembalikan ‘balance’ bagi semua pihak.

Di kedua episode pertama, konflik yang disajikan masih belum menggali ke inti masalah di series ini, hanya sekedar menyinggung. Dari masalah pengembangan bending Korra sampai protes-protes anti-bending sebagai permulaan. Atmosfir penuh semangat dan harapan masih sangat terasa di episode-episode awal, hanya sekelibat informasi tentang sang Bad Guy (Amon) di akhir episode saja yang meninggalkan tanda tanya.

Animasi top notch seperti biasa, kualitas martial arts dan bending yang digambarkan oleh Mike dan Bryan memang benar salah satu kebanggan mereka (dan tentunya kebangaan para fans). Dubbing ekspresif, kental dengan karakter. Saya bahkan sedikit melihat Zuko di sini, pecahan Aang di sana, Toph di situ… Budaya Asia yang dipadu-padankan menjadi satu dunia fantasi tersendiri, ditambah percikan norma dan humor Amerika di sana sini juga termasuk keunikan yang mungkin akan disukai orang-orang yang familiar akan kekontrasan budaya tersebut. Memang agak kaget melihat betapa banyak perubahan yang dilakukan seperti bertambah banyaknya machinery, adanya liga Probending, makin ketat dan modernnya tata kota, tapi hal-hal tersebut menunjukkan keinginan Mike dan Bryan untuk menjadikan time lapse yang terjadi di Four Nations se-realistis mungkin.

Probending. Bersama teman baru Korra: Mako dan Boulin

Tapi jangan harap Anda akan menemukan sesuatu yang bloody, gory, mengerikan dan terlalu dalam di series, ini, karena mau bagaimanapun juga ini adalah serial yang diputar di Nickelodeon. Malah menurut saya itu juga salah satu nilai plus dari serial ini  karena membuat saya kembali ke masa kecil lagi tanpa ada kekhawatiran berlebih akan apapun. Dan lewat hal-hal sederhana seperiti Good vs Evil dan Persistence Rocks! yang dipaparkan, kita masih bisa belajar banyak.

Saya tidak kecewa dengan premiere Legend of Korra. Pendahulunya, Legend of Aang benar-benar saya nikmati dan itu cukup untuk membuat saya merasa bahwa apapun yang Mike dan Bryan buat tidak akan mengecewakan. Ternyata benar. Mereka tetap berpegang pada values yang mereka pakai ketika membuat Aang dan itu membuat saya terus menanti kelanjutan Korra.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: